Jumat, 11 Oktober 2013

Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia


Untuk saudaraku di Indonesia.


Saya tidak tahu, mengapa Saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk Kalian di Indonesia. Namun, jika Kalian tetap bertanya kepada Saya, "kenapa?" Mungkin satu-satunya jawaban yang Saya miliki adalah "karena negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di muka bumi ini." Bukan demikian saudaraku?

Di saat Saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, Saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da’wah dari jama’ah haji asal Indonesia. Dia mengatakan kepada Saya, "Setiap tahun musim haji, ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini." Waaah, sungguh angka yan g sangat fantastis dan membuat Saya berdecak kagum.

Rabu, 25 September 2013

06.30 Pray

Bismilah...
Tidaklah hati yang lembut kepada Allah Azza wa Jalla melainkan pemiliknya (adalah) seorang yang bersegara mengejar segala bentuk kebajikan dan sigap terhadap segala bentuk keta’atan dan keridhaan.

Tiada kelembutan dan keluluhan hati kepada Allah Azza wa Jalla melainkan anda akan mendapati pemiliknya sebagai orang yang paling menaruh perhatian penuh terhadap segala bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah. Tiadalah ia diingatkan melainkan segera sadar, dan tiadalah ia diberitahukan melainkan segara mengerti.
Tidaklah kelembutan itu masuk ke dalam hati melainkan anda akan mendapati pemiliknya (senantiasa) berada dalam keadaan tentram dengan berzikrullah (mengingat Allah), lidahnya (senantiasa) basah dengan (ucapan) syukur dan pujian kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon dengan nama-nama-Mu yang baik, dan sifat-sifatmu yang tinggi, agar berkenan mengkaruniakan hati-hati yang lembut kepada kami agar (senantiasa) mengingat dan bersyukur kepada-Mu.

Selasa, 11 Juni 2013

June.. I Have a Dream..

Juni... 
Impianku masih terombang-ambing dalam setiap kemungkinan
Tapi ku labuhkan harapan yang sangat besar pada Robb sang pemilik Jiwaku

Juni...  
Di tengah keterbatasanku, aku slalu berjuang untuk hidup dari kehidupku.
Ditengah lautan permasalahan kehidupanku yang muncul akibat kebodohan dan kelalaianku
Aku tidak  berhenti berharap dan memohon atas setiap Pengampunan dari Robb ku.